Search This Blog

Wednesday, January 10, 2018

\ bedroom key \

Dengan mengenakan handuk, cepat-cepat ia keluar dan melemparkan kunci kamarnya yang dijadikan satu dengan kunci motor. Meleset. Tak dapat aku tangkap karena gerakannya sangat cepat. Ia lalu menghilang dalam sekejap, kembali masuk ke dalam kamar. Aku menunduk mengambil kunci yang jatuh ke lantai. Membuka pintu samping yang merupakan akses bagi penghuni kost lainnya untuk masuk ke kamar mereka masing-masing. Sebenarnya cukup sepi untuk ukuran kost sebesar itu. Aku tidak menunjukkan ekspresi apa-apa. Berjalan tidak lambat dan juga tidak cepat. Anak tangga kayu menuju lantai dua sedikit agak pendek, mengharuskan orang yang menaikinya berpijak sedikit miring agar tidak jatuh. Setidaknya itu bukan pertama kali aku menaikinya. Waktu itu, aku hampir terjatuh karena tersandung. Aku melepas sepatu dan menaruhnya di depan pintu kamar. Di sampingnya ada wadah cucian kotor, ember berisi peralatan mandi, dan rak sepatu. 
Post a Comment